<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Toya Aji</title>
	<atom:link href="http://airajaib.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://airajaib.wordpress.com</link>
	<description>Catatan Tentang Menjadikan Air Sebagai (Suplemen) Bahan Bakar ICE</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Oct 2008 22:24:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='airajaib.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Toya Aji</title>
		<link>http://airajaib.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://airajaib.wordpress.com/osd.xml" title="Toya Aji" />
	<atom:link rel='hub' href='http://airajaib.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Jepang dan Mobil Ramah Lingkungan</title>
		<link>http://airajaib.wordpress.com/2008/10/29/jepang-dan-mobil-ramah-lingkungan/</link>
		<comments>http://airajaib.wordpress.com/2008/10/29/jepang-dan-mobil-ramah-lingkungan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 21:58:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pak Tas</dc:creator>
				<category><![CDATA[mobil air]]></category>
		<category><![CDATA[bahan bakar hidrogen]]></category>
		<category><![CDATA[brown energy]]></category>
		<category><![CDATA[FCX Clarity]]></category>
		<category><![CDATA[Genepax]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[water energy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://airajaib.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[IPTEK Jepang dan Mobil Ramah Lingkungan Rabu, 25 Juni 2008 &#124; 01:55 WIB Oleh NINOK LEKSONO ”Ini (mobil berbahan bakar hidrogen) teknologi yang harus dimiliki untuk masa depan Bumi.” (Presiden Honda Takeo Fukui, NYT, 17/6/2008) Dalam hal menerapkan teknologi, Jepang tampaknya masih memperlihatkan keunggulan. Menyangkut kendaraan hemat bahan bakar, juga kendaraan dengan bahan bakar baru [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=airajaib.wordpress.com&amp;blog=4161387&amp;post=20&amp;subd=airajaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>IPTEK</p>
<p>Jepang dan Mobil Ramah Lingkungan</p>
<p>Rabu, 25 Juni 2008 | 01:55 WIB</p>
<p align="center">Oleh <strong>NINOK LEKSONO</strong></p>
<p>”Ini (mobil berbahan bakar hidrogen) teknologi yang harus dimiliki untuk masa depan Bumi.” (Presiden Honda Takeo Fukui, NYT, 17/6/2008)</p>
<p>Dalam hal menerapkan teknologi, Jepang tampaknya masih memperlihatkan keunggulan. Menyangkut kendaraan hemat bahan bakar, juga kendaraan dengan bahan bakar baru yang ramah lingkungan, yang lain masih banyak coba-coba dan janji-janji, tetapi Jepang sudah mewujudkannya dalam mobil.</p>
<p><span id="more-20"></span></p>
<p>Pengembang blue energy atau brown energy di Indonesia akan terpesona melihat pencapaian perusahaan Jepang, Genepax, yang pertengahan bulan ini memamerkan prototipe kendaraan yang menggunakan sistem bahan bakar air yang disebut Water Energy System (Reuters/ Nikkei Electronics, 13/6).</p>
<p>Kunci pada sistem ini ada pada komponen yang disebut sebagai rakitan elektroda membran atau membrane electrode assembly (MEA) yang mengandung material yang bisa memecah air menjadi hidrogen dan oksigen melalui reaksi kimia. Memang, informasi yang dikeluarkan perusahaan itu tidak lebih jauh lagi karena teknologi ini kini diperebutkan banyak pihak di seluruh dunia. Genepax hanya mengatakan, pihaknya mengadopsi ”proses yang sudah dikenal untuk menghasilkan hidrogen dari air dengan MEA”. Sekarang ini sistem Genepax berharga sekitar 2 juta yen atau 18.700 dollar, atau Rp 170 juta, belum termasuk mobilnya. Namun, dikatakan, kalau teknologi ini bisa diproduksi secara massal, harganya bisa diturunkan hingga di bawah 5.000 dollar atau sekitar Rp 45 juta saja.</p>
<p>Di Osaka Assembly Hall Jepang 12 Juni 2008, Genepax menegaskan bahwa sistem bisa membangkitkan tenaga hanya dengan memberinya air dan udara.</p>
<p>Mekanisme dasar pembangkitan tenaga sistem Genepax ini serupa dengan sel bahan bakar normal, yang menggunakan hidrogen sebagai bahan bakar. Dari apa yang disampaikan Hirasawa Kiyoshi, Presiden Genepax, orang menduga bahwa proses menghasilkan hidrogen melalui MEA diperkirakan serupa dengan mekanisme menghasilkan hidrogen dengan reaksi hidrida logam dan air. Namun, dibandingkan dengan metode yang ada sekarang ini, proses baru Genepax bisa menghasilkan hidrogen dari air untuk jangka lama.</p>
<p>Dengan proses baru ini, sel hanya membutuhkan air dan udara, menghilangkan kebutuhan akan pembentuk (reformer) hidrogen dan tangki hidrogen tekanan tinggi. Lebih jauh lagi, MEA tidak membutuhkan katalis khusus, dan jumlah logam jarang seperti platinum yang dibutuhkan hampir sama dengan sistem yang ada sekarang.</p>
<p>Tidak seperti Direct Methanol Fuel Cell (DMFC) yang menggunakan metanol sebagai bahan bakar, sistem Genepax tidak memancarkan gas karbon dioksida (CO2). Karena prototipe ini baru berumur setahun lebih sedikit, perusahaan masih mengumpulkan data untuk menguji kala hidupnya.</p>
<p><strong>Emisi nol</strong></p>
<p>Selang empat hari setelah pengumuman karya Genepax, produsen mobil Jepang lainnya, Honda, 16 Juni lalu, mengumumkan, pihaknya telah memproduksi mobil berbahan bakar hidrogen yang memancarkan emisi nol. Mobil langsung dikirim ke California Selatan, di mana Hollywood sudah sangat mendambakan kendaraan yang ramah lingkungan atau yang juga dikenal dengan istilah green motoring (AP, 16/6; NYT/17/6, IHT, 18/6)</p>
<p>Mobil tipe FCX Clarity yang bisa melaju dengan bahan bakar hidrogen dan listrik ini hanya mengemisi air. Mobil ini juga dari sisi energi dua kali lebih efisien dibandingkan dengan hibrida bensin-listrik dan tiga kali dibandingkan mobil bertenaga bensin standar.</p>
<p>Produsen mobil ketiga terbesar Jepang ini berharap bisa menyewakan beberapa lusin mobil baru ini pada tahun 2008 dan sekitar 200 unit dalam tiga tahun ke depan. Di California, tarif sewa untuk masa tiga tahun adalah 600 dollar AS per bulan, termasuk untuk pemeliharaan dan jaminan kalau terjadi tabrakan. Di antara pemakai pertama mobil ini adalah aktris Jamie Lee Curtis dan Laura Harris.</p>
<p>FCX Clarity merupakan perbaikan atas kendaraan dengan sel bahan bakar terdahulu, FCX, yang dibuat tahun 2005.</p>
<p>Mobil FCX Clarity punya jelajah sekitar 530 km, dengan konsumsi hidrogen setara hampir 22 km per liter. Kecepatan kendaraan seberat 1.600 kg ini bisa mencapai 160 km per jam.</p>
<p>Kendala terbesar bagi penyebaran kendaraan dengan sel bahan bakar ini adalah harga dan problem stasiun bahan bakar hidrogen. Untuk peluncuran Clarity di California, Honda sudah menerima 50.000 lamaran melalui website-nya, tetapi yang bisa dipertimbangkan hanya mereka yang tinggal di dekat stasiun-stasiun hidrogen.</p>
<p>Gubernur California Arnold Schwarzenegger sudah menyerukan pembangunan jaringan stasiun hidrogen di seluruh negara bagian, tetapi sebegitu jauh kemajuannya masih lamban.</p>
<p><strong>Perlu tekad</strong></p>
<p>Di sini, inisiatif energi biru atau energi coklat menjadi wacana seru dan di sana-sini diwarnai perdebatan, bahkan kontroversi. Jelas bahwa introduksi teknologi baru perlu diaudit atau diuji kesahihan ilmiahnya karena inilah cara untuk mendapatkan pengakuan atau paten.</p>
<p>Namun, ide untuk berinovasi dan menghasilkan terobosan tetap perlu didorong.</p>
<p>Mengingat transportasi merupakan penyumbang gas rumah kaca terbesar, masuk akal kalau sektor ini perlu melakukan upaya ekstra keras untuk menghadirkan alternatif. Kalau memang mungkin menyediakan kendaraan bertenaga non-BBM, dalam hal ini bertenaga listrik atau sel hidrogen, inilah yang semestinya kita tuju.</p>
<p>Dewasa ini produsen utama mobil dunia sudah menanamkan dana besar untuk sel bahan bakar dan kendaraan berbahan bakar alternatif. Pabrikan Jepang sudah memelopori pembuatan mobil jenis ini. Penjualannya ada yang sukses, ada pula yang kurang sukses. Namun, jelas upaya itu dilandasi pertimbangan penyelamatan lingkungan.</p>
<p>Sumber:<br />
<a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/06/25/01551221/jepang.dan.mobil.ramah.lingkungan" target="blank">http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/06/25/01551221/jepang.dan.mobil.ramah.lingkungan</a></p>
<br />Posted in mobil air Tagged: bahan bakar hidrogen, brown energy, FCX Clarity, Genepax, Jepang, teknologi masa depan, water energy <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/airajaib.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/airajaib.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/airajaib.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/airajaib.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/airajaib.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/airajaib.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/airajaib.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/airajaib.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/airajaib.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/airajaib.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/airajaib.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/airajaib.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/airajaib.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/airajaib.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=airajaib.wordpress.com&amp;blog=4161387&amp;post=20&amp;subd=airajaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://airajaib.wordpress.com/2008/10/29/jepang-dan-mobil-ramah-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32b58d487614f65bd5d675a22095c63a?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak Tas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencoba Berhemat Energi dengan Inovasi “Kompor Air”</title>
		<link>http://airajaib.wordpress.com/2008/10/24/mencoba-berhemat-energi-dengan-inovasi-%e2%80%9ckompor-air%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://airajaib.wordpress.com/2008/10/24/mencoba-berhemat-energi-dengan-inovasi-%e2%80%9ckompor-air%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 15:14:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pak Tas</dc:creator>
				<category><![CDATA[kompor air]]></category>
		<category><![CDATA[elektroliser]]></category>
		<category><![CDATA[HHO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://airajaib.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Boleh jadi penamaan “kompor air” ini tak seratus persen benar. Tapi jangan uring-uringan dulu. Penamaan “kompor air” ini juga tak seratus persen salah. Boleh jadi pemilihan nama “Kompor Air” ini 90% benar. Pasalnya dengan kompor ini, pengguna cukup memakai kombinasi antara satu sendok teh minyak tanah plus satu liter air sebagai bahan bakar maka kompor [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=airajaib.wordpress.com&amp;blog=4161387&amp;post=8&amp;subd=airajaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Boleh jadi penamaan “kompor air” ini tak seratus persen benar. Tapi jangan uring-uringan dulu. Penamaan “kompor air” ini juga tak seratus persen salah. Boleh jadi pemilihan nama “Kompor Air” ini 90% benar. Pasalnya dengan kompor ini, pengguna cukup memakai kombinasi antara satu sendok teh minyak tanah plus satu liter air sebagai bahan bakar maka kompor tersebut bisa menyala selama satu jam. Nah tentu saja sangat jauh lebih hemat bila bandingkan dengan performance kompor biasa yang bisa menghabiskan satu liter minyak tanah untuk waktu yang sama. Hebatnya lagi, kompor ini memiliki semburan api yang lebih kenceng.</p>
<p>Sebenarnya oleh penemunya, Suparmin Sinuang Rahardja, yang merupakan jebolan alumni Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya jurusan elektro ini, kompor tersebut memiliki nama keren yaitu Brazier Water Fuel (BWF). Melalui demo yang dilakukan, Suparmin mampu membuktikan bahwa BWF atau kompor air ciptaannya tersebut mampu menyala dengan api yang sangat kuat, tidak menimbulkan asap, jelaga, bau. dan tingkat suhu yang juga tinggi (warna api agak biru dan bahkan lebih panas dibanding kompor gas.). Namun sesuai dengan namanya, tentu saja kelebihan kompor tersebut, terletak pada iritnya bahan bakar yang diperlukan. Bayangkan saja, untuk satu jam kompor menyala, hanya membutuhkan satu sendok teh minyak tanah! Untuk memasak air menggunakan panci besar hanya membutuhkan 5-10 menit. Untuk masalah keamanannya, dijamin kompor air juga minim risiko meledak.</p>
<p>Rahasianya hemat dari kompor ini adalah, pada perangkat listrik yang dipasang padanya yang berfungsi sebagai alat konversi energi air dan minyak tanah, sekaligus sebagai pengatur panas pada api kompor. Daya listrik yang dipakai pun tidak besar, hanya 10 watt saja. Dengan kombinasi listrik, minyak dan air ini, BWF mampu menyala selama 24 jam penuh hanya dengan satu liter BBM saja yang ditambah sepuluh liter air. Pilihan bahan bakarnya pun tidak terbatas pada minyak tanah semata. Melainkan bisa juga diganti dengan spiritus, alkohol, atau bahan-bakar lainnya. Memang penggunaan airnya cukup boros, namun karena di bumi Indonesia ini air masih cukup melimpah-ruah, maka tidak perlu pusing, Tinggal ambil secara gratis, maka kalau dihitung-hitung biaya pengadaannya bisa dianggap nol.</p>
<p>Proses penemuan kompor air ini tidaklah gampang, Sang penemu, Suparmin Sinuang Raharjo (47) pria asal Kelurahan Kalibagor itu harus mengadakan riset selama tak kurang dari 3,5 tahun. Setelah akhirnya berhasil, kendala yang dihadapi Suparmin tidak hilang begitu saja. Konon meskipun sangat potensial bagi masyarakat, ternyata penemuan ini tidak mendapat sambutan antusias dari pemerintah.</p>
<p>Bisa jadi penemuan ini dianggap kontraproduktif dengan kebijakan pemerintah. Seperti kita tahu bahwa baru-baru ini, pemerintah meluncurkan program nasional untuk mengurangi ketergantungan kepada minyak tanah dengan pembagian kompor dan tabung Elpiji secara gratis. Boleh jadi penemuan ini dianggap bertentangan. Pasalnya setelah repot-repot mencanangkan program pengalihan ketergantungan dari minyak tanah ke Elpiji, masak sekarang harus mendukung kemunculan local genius seperti BWF ini yang notabene menganjurkan pemakaian minyak tanah kembali, meskipun jauh sangat hemat.</p>
<p>Alhasil sampai sekarang pun Suparmin masih belum berhasil menemukan investor yang tertarik. Namun berbeda dengan pemerintah, konon baru-baru ini Suparmin banyak didatangi sejumlah pelaku industri luar-negeri yang berminat membeli paten untuk kompor tersebut hingga senilai 1 milyar rupiah!</p>
<p>Wah… sayang dong, kalau inovasi putra bangsa ini akhirnya jadi milik luar negeri. Nah kalau Anda kebetulan seorang pemodal besar dan masih memiliki nasionalisme untuk mengembangkannya di Indonesia Anda bisa menjalin kerjasama dengan sistem kontrak produksi. Segera saja hubungi Lulu (L.O. dari deperindag Banyumas) di nomor 081548813525.</p>
<p>sumber: <a href="http://beritahabitat.net/2007/12/03/mencoba-berhemat-energi-dengan-inovasi-kompor-air/" target="blank">http://beritahabitat.net/2007/12/03/mencoba-berhemat-energi-dengan-inovasi-kompor-air/</a></p>
<br />Posted in kompor air Tagged: elektroliser, HHO, kompor air <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/airajaib.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/airajaib.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/airajaib.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/airajaib.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/airajaib.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/airajaib.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/airajaib.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/airajaib.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/airajaib.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/airajaib.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/airajaib.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/airajaib.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/airajaib.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/airajaib.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=airajaib.wordpress.com&amp;blog=4161387&amp;post=8&amp;subd=airajaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://airajaib.wordpress.com/2008/10/24/mencoba-berhemat-energi-dengan-inovasi-%e2%80%9ckompor-air%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32b58d487614f65bd5d675a22095c63a?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak Tas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Assalamu&#8217;alaikum</title>
		<link>http://airajaib.wordpress.com/2008/07/07/assalamualaikum/</link>
		<comments>http://airajaib.wordpress.com/2008/07/07/assalamualaikum/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 12:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pak Tas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://airajaib.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Bismillah. Di Blog sederhana dan agak ketinggalan waktu mulainya ini saya mencoba mengmpulkan berbagai tulisan serta rujukan mengenai Usaha menjaadikan air sebagai &#8211; suplemen &#8211; bahan bakar ICE (Internal Combustion Engine atau Motor Bakar Dalam). Sudah banyak laman yang mengkhususkan diri untuk hal itu, tapi blog ini barangkali sifatnya lebih untuk diri saya sendiri. Toh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=airajaib.wordpress.com&amp;blog=4161387&amp;post=3&amp;subd=airajaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah.</p>
<p>Di Blog sederhana dan agak ketinggalan waktu mulainya ini saya mencoba mengmpulkan berbagai tulisan serta rujukan mengenai Usaha menjaadikan air sebagai &#8211; suplemen &#8211; bahan bakar ICE (Internal Combustion Engine atau Motor Bakar Dalam).</p>
<p>Sudah banyak laman yang mengkhususkan diri untuk hal itu, tapi blog ini barangkali sifatnya lebih untuk diri saya sendiri. Toh tidak ada kewajiban seorangpun untuk membacanya.</p>
<p>Bismillah, begitulah saya mencoba memulai.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/airajaib.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/airajaib.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/airajaib.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/airajaib.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/airajaib.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/airajaib.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/airajaib.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/airajaib.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/airajaib.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/airajaib.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/airajaib.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/airajaib.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/airajaib.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/airajaib.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/airajaib.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/airajaib.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=airajaib.wordpress.com&amp;blog=4161387&amp;post=3&amp;subd=airajaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://airajaib.wordpress.com/2008/07/07/assalamualaikum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32b58d487614f65bd5d675a22095c63a?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak Tas</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
